
IV. 2009
Memasuki kuartal ke 4 tahun 2009, kota bandung kembali menunjukkan semangat kota kreatif dengan menggelar event Helarfest 2009, Helarfest adalah rangkaian kegiatan yang yang diselenggarakan Bandung Creative City Forum (BCCF) menampilkan budaya kreatif di kota bandung, terdiri dari 70 event yang di selenggarakan secara independen oleh 30 komunitas kreatif. Tahun ini merupakan tahun penyelenggaraan kedua.
Bandung Architecture Family Festival (Baffest) tergabung salah satu di antara komunitas kreatif di kota di bandung, Baffest bertujuan membangun jejaring positif diantara semua masyarakat dan mewadahi ide-ide kreatif yang bertujuan meningkatkan kualitas kota bandung. Tahun ini baffest menyelenggarakan workshop ‘Creative City Movement, South Braga’ bertujuan merevitalisasi kawasan braga di kota bandung.
13.09.2009
Berbicara revitaliasi memang menarik selalu optimis pada awalnya tapi selalu pesimis pada akhirnya. Dibilang optimis karena selalu muncul dari berbagai kalangan pemikiran tentang kawasan braga, bagaimana semestinya perlakuan terhadap kawasan ‘heritage’ seperti urban infill, adaptive re-use, renovation. Berbagai preseden dijadikan referensi seperti quincy market boston, lan kwai fong hongkong, the rocks sydney
Dibilang pesimis karena begitu banyak proposal dilayangkan akhirnya berbanding lurus dengan penolakan terhadap proposal tersebut dan disertai alasan penolakan yang tidak jelas. , Tidak ketinggalan peristiwa pembongkaran bangunan pusaka di jalan braga dan menggantinya dengan bangunan baru. Juga penggunaan batu andesit di ruas jalan braga menelan biaya cukup besar tapi tidak berfungsi efektif.
13.09.2009 / 19.47
Launching workshop Creative City Movement South Braga bertempat di ruang audiovisual museum asia afrika kota bandung dibuka oleh Andhang Rakhmat Trihamdani selaku ketua acara workshop braga, disusul presentasi Isman Pasha selaku kepala museum konferensi asia afrika lalu presentasi Achmad Tardiyana sebagai reviewer workshop braga.
Presentator pertama Isman Pasha menyampaikan pandangan tentang kawasan braga, Isman mengatakan pentingnya peran museum asia afrika sebagai ikon kota bandung dalam rangka mengkukuhkan bandung sebagai kota heritage dengan semangat kreatif tentunya. Isman juga memaparkan program baru museum konferensi asia afrika untuk mendukung revitaliasi kota braga.
Achmad Tardiyana menyampaikan pandangan tentang revitaliasi dengan memperlihatkan preseden sukses kawasan heritage di kota lain, achmad mengatakan revitaliasi tidak harus meratakan bangunan pusaka dan menggantikannya dengan bangunan baru, dia bisa berupa suntikan program program update, salah satu contohnya adaptive re-use. Maka dia harus berupa intervensi yang sensitif dengan pengaruh positif pada kawasan braga itu sendiri.
13.09.2009 / 20.18
Malam itu hujan gerimis jalan braga basah dan bau tanah menyengat, suasananya masih seperti malam yang sudah sudah, gelap, kelam, dan sepi. Masa keemasannya kini hanya menjadi cerita di media massa, perkuliahan atau forum tidak lebih dari itu, mungkin kita tidak perlu lagi membahas permasalahan atau mencari solusi semuanya sudah didepan mata, kita membutuhkan tindakan.
Workshop creative city movement at south braga akan mengadakan pameran pada pertengahan desember di kota bandung. Informasi pameran akan kami update.
oleh : Wagiono Bustami








