
01.12.2009 / SC ITENAS Bandung
Desember. Mentari dan hujan silih berganti mengguyur sebagian permukaan kota bandung. Denyut nadi kehidupan kota tetap terasa dan terjaga di penghujung tahun, rangkaian acara bertema kreatif yang diselenggarakan Helarfest kembali menghiasi seperti festival orgami, youthwaste groundzero exhibition, kickfest dan kala bandung banner perjalanan bandung dalam rentang waktu 1600-1940 disepanjang taman cikapayang.
Masih dengan semangat kota kreatif Baffest kembali menghadirkan pameran Reinventing Bandung Vol.2. Beberapa kawasan kota bandung dijadikan objek reinventing yaitu dago, cihampelas, dalem kaum, sukajadi. Kawasan kawasan itu dianggap merasakan dampak perancangan kota yang terlampau pesat misalnya kemacetan kendaraan, ruang kota negatif, ruang publik hilang, koridor kota semrawut.
Solusi peserta workshop atas dampak tersebut cukup beragam, mulai dari solusi desain, intervensi arsitektural, sampai kebijakan regulasi. Misalnya kelompok ‘dayeuh anom’ mencoba mengangkat pamor kawasan alun alun dengan intervensi arsitektural. Kelompok ‘smart bin’ mencoba menambah kualitas ruang publik dengan street furniture yang interaktif dan edukatif. Kelompok ‘cihampelas sky bridge’ mencoba mengurangi kepadatan kawasan cihampelas dengan membuat perbedaan antara jalur pejalan kaki dan kendaraan. Masih banyak lagi.
Sepertinya ketimpangan selalu terjadi ketika membahas revitasliasi kawasan dalam kota. Gagasan tentang revitaliasi kawasan oleh arsitek dan mahasiswa arsitektur yang jarang ditanggapi, regulasi dan tata ruang wilayah oleh pemerintah yang sering mengejutkan. Mereka bergerak secara paralel dengan visi misi memperbaiki kota yang berbeda. Tidak ada kolaborasi. Bergejolak antara realistis dan idealis.
Menurut saya kegiatan ini harus sering dilakukan tidak peduli apakah gagasan bersifat utopia atau membumi, apakah direaliasi atau tidak. apakah profit atau tidak sudah saatnya kita berpikir dan melakukan sesuatu. Semangat kepekaan, kepedulian, inspirasi terhadap ruang kota harus dibangun dan dijaga. Dia menjadi Stimulus.
Workshop berdurasi sebulan terdiri dari 11 panel hasil karya arsitek, mahasiswa arsitektur bertempat di student centre itenas. Berikut beberapa foto kegiatan pameran reinventing bandung volume 2.
Pameran ini akan berlangsung di beberapa tempat di kota bandung sampai pertengahan bulan desember 2009. Silahkan kunjungi website www.baffest09.com untuk jadwal dan lokasi pameran.(*)
wagiono bustami
















by levi
On December 5, 2009 at 12:39 am
komen buat pameran yang di itenas:
bagus..tapi masih banyak yang kurang di mengerti orang awam kalo mau liat mau nanya ga ada yang jaga..(ga tau siapa yang jaga) soalnya kalo liat doang ga ngerti.. tapi bagus buat ide2 yang tiada habisnya!! cayoo!!! re-inventing!!