Logo

VIDOUR : Arsitektur Rumah Indonesia?

20 May 2011 - 8:42 by p.khrisno.a.
Categories: Architect Does!, Brilliant!

Ketika sebuah rumah membuat seorang ibu lupa untuk mencium kening anaknya di malam hari sepulang kerja,

Ketika seorang penghuni dikenali warga dunia namun tak dikenali tetangganya,

Ketika puisi dari fasad rumah yang kaya inovasi hanya menjadi saksi mati keheningan ruang TV yang lama tak dikunjungi,

Di sini arsitektur rumah Indonesia perlu dikaji kembali.

Apakah rumah hanya benda mati yang dipajang sang empu dan menjadi saksi pergeseran nilai sosial sebuah keluarga, atau lebih jauh lagi,

nilai sosial bangsa Indonesia?

 

Arsitektur Rumah Indonesia? from vidour on Vimeo.

Jika diminta mendefinisikan tentang arsitektur rumah Indonesia, yang tercetus di pikiran masing-masing dari kita adalah rumah yang sejak lahir kita tinggali; dan itu beragam, sesuai suku, lokasi, dan status sosial maupun ekonomi. Namun bagaimanapun bentuk dan rupa bangunannya, sejak dulu rumah di indonesia selalu memiliki benang merah: pembuatannya yang dilakukan dengan gotong royong dan ruang-ruangnya yang mengutamakan tempat bersosialisasi (ruang keluarga, pendopo, bale, beranda, dan sebagainya).

Indonesia memang tidak pernah lepas dari jargon Bhinneka Tunggal Ika, keberagaman yang kita elu-elukan sebagai warisan nenek moyang yang kaya dan patut dijadikan pusaka; kebersamaan dalam keberagaman yang saat ini patut dipertanyakan.

Reformasi tahun 1998 memang menjadi titik balik dari segala bidang, termasuk arsitektur. Kebebasan bersuara, dibarengi pula dengan kebebasan berkarya dan menunjukkan identitas masing-masing individu. Di sini arsitektur kontemporer Indonesia mulai maju, akan tetapi di sisi lain, jiwa arsitektur Indonesia mulai dipertanyakan; apakah hanya sekedar estetika desain di permukaan? Bukankah manusia yang tinggal di dalamnya juga merupakan bagian dari arsitektur itu sendiri?

Poinnya adalah aktivitas penghuni; karena rumah merupakan wadah tempat sebuah keluarga hidup dan berinteraksi. Masihkah sebuah rumah menjadi tempat berpulang, dimana sang anak akan tuju ketika arah yang ia cari hilang? Masihkah sebuah rumah menjadi wahana silaturrahmi sebuah keluarga besar di hari raya, dimana mereka saling berkumpul untuk menanyakan kabar, bukan untuk memamerkan mahalnya material dinding kamar?

Ketika sebuah rumah membuat seorang ibu lupa untuk mencium kening anaknya di malam hari sepulang kerja,

Ketika seorang penghuni dikenali warga dunia namun tak dikenali tetangganya,

Ketika puisi dari fasad rumah yang kaya inovasi hanya menjadi saksi mati keheningan ruang TV yang lama tak dikunjungi,

Di sini arsitektur rumah Indonesia perlu dikaji kembali.

Apakah rumah hanya benda mati yang dipajang sang empu dan menjadi saksi pergeseran nilai sosial sebuah keluarga, atau lebih jauh lagi,

nilai sosial bangsa Indonesia?

*

Ditulis oleh Rofianisa/Vidour untuk Launching IAAW 50 Indonesian Houses & Villas

 
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.
« diskusi Fold Magazine : City Terror Doom
jongArsitek!-World Architect Series : Rem Koolhaas »

2 comments for “VIDOUR : Arsitektur Rumah Indonesia?”

by rama adhitya

On July 2, 2011 at 2:29 am

mungkin saat ini lebih byk cara menggunakan rumah ditentukan oleh cara mendapatkan rumah, bukan cara mendapatkan rumah ditentukan oleh cara menggunakannya kelak..

ritual mencium kening anak mlm hari emang ga ada di spesifikasi katalog atau brosur rumah :)

by irma rachmasari

On February 7, 2012 at 4:38 pm

Beberapa dari mereka [mungkin] memaknai arsitektur rumah sekarang ini lebih sebagai perlambang dari status ekonomi & sosial. Dimana pengakuan dari masyarakat lebih penting ketimbang menghidupkan nilai-nilai interaksi dalam rumah itu sendiri. Dan hal itu serasa membuat ‘hidup’ lebih hidup.
Dan hasilnya, suami istri semakin jarang berkomunikasi, sekedar minum teh bersama menceritakan hari-hari.

pada akhirnya, bukan hanya rumah yang perlu didefinisikan kembali, tapi apa itu sebuah keluarga?

Leave comments

Click here to cancel reply.








  • Home
  • We are the Jongs!
  • Grab a magz!
  • jongBincang!
  • Meet and Greet :)
  • Need to Contact Us?
  • Shop!
  • News and Updates
  • We Proudly Present..
    • We are Architects
    • Brilliant!
    • Architect Does!
  • digiMove
  • Follow Us On

  • Recent Posts

    • Pameran : INCH Furniture
    • International Workshop: SMART CITY
    • Cikapundung River Cinema
  • Recent Comments

    • landmark-kotabekasi on jongArsitek! di “IMAJI DESIGN WEEKS”
    • andi on (UPDATED) Komik Gerundelan Calon Arsitek oleh Errik Irwan Wibowo
    • MAPPISARA TAHUDDIN on Forum Arsitek ID.SG
  • architerian-160-60-1
  • vidour
 
Copyright © 2009 JongArsitek!.com. All rights reserved.
Wordpress, theme design by Infochel. Hosting by Raxdata Networks.