Logo
  • KEUKEN #2 : THE FLAVORSOME INTIMACY

    18 April 2012 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates

    KEUKEN #2 : THE FLAVORSOME INTIMACY from Keuken Bandung on Vimeo.

    House The House Presents:

    KEUKEN #2 : The Flavorsome Intimacy
    26th of February, 2012, all day long.
    Down the Saparua street of Bandung,

    KEUKEN is a one-day food festival which addresses the issue of utilizations of city’s public spaces through the wisdom of the street-inspired culture. Envisioned to question the role of the public spaces and its honest correlation to the challenges of the better urban living, KEUKEN takes place to give you a lookout to experience urban environment unique by way of celebrating the most exciting practice of everyday life within it, eating.

    In this second edition, together with eclectic mix of handpicked chefs, artists, entertainers and variety of emerging food tenants from all over the city, the festival will still serve all the luscious excitements to bring people and the city closer together again. KEUKEN is ecstatic to encourage you to get to the bottom of our urban environment, and reveal the critical notions and range of practices concealed beyond its spectacles, through the foods, feast, and a full on festivity.

    Take a stroll, smell the spices, go slow, mouth-shop it,
    Reclaim the street, eat!

    keukenbdg.com
    @keukenbdg

    Collaboration with:
    BCCF, EOC MGT, Kodam III Siliwangi.

    Supported by:
    Teh Kotak, Lee Cooper, Happy Go Lucky Delicacies, Gaza
    UNKL 347, Nordhen Basic, Amble, E-Bike, Ina Green Farm, Airplane

    Media partner by:
    Oz Radio Bandung, Deathrockstar, Fold, Geeks Bible, RAW, Infobdg, Info Bandung,
    Suave, Bandung Retweet, Promobdg, Kulinerbdg, Jongarsitek!, SUB

    Filmed by:
    Fadil
    Maruto Ardi
    Indira Larasati
    Sarah Soeprapto
    Marisca Saviola
    Leonard Kawun

    Graphic Design by:
    Sahid Maulana

    Edited by Handhyanto Hardian

    Music by:
    Mayer Hawthorne – Mr. Blue Sky

    {No comments}

    jongBincang! Bandung 21 April 2012

    16 April 2012 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates

    jongBincang! bandung

    kami mengundang rekan rekan untuk presentasi dan diskusi oleh

    1. desadisain
    2. radhityo adhi
    3. pemenang 1 sayembara dekanat ekonomi UNPAD

    Simpul Space
    18.30-21.00
    Purnawarman 70
    Bandung

    {No comments}

    Forum Arsitek ID.SG

    1 March 2012 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates

    Forum Arsitek Indo-Sing
    Minggu 11 Maret 2012
    59a Geylang Baru

    Presentasi + Diskusi
    juara 1 dan 5 Sayembara Bunderan Summarecon Bekasi
    Juara 3 Pengembangan Museum Nasional Indonesia
    Screening
    Surprise Stove Singapore
    jongJelajah! singapura

    {1 comment}

    Pritzker Prize 2012: Wang Shu

    1 March 2012 by dannywicaksono.
    Categories: News and Updates

    Ini menarik.
    Wang-Shu (49tahun) adalah salah satu arsitek cina paling menarik sekarang. Jika ada arsitek cina pertama yang berada di nominasi teratas untuk menerima pritzker prize, dia adalah orangnya. Dan hari ini terbukti.

    Saya pertama kali mengetahui tentang wangshu tahun 2009 lewat majalah MARK. Ningbo Historic museum of art nya (yang menjadi cover MARK edisi itu) menarik perhatian saya. Setelah membaca edisi itu, saya mengusulkan agar Wang-Shu diundang sebagai salah satu pembicara di JAT2009. Waktunya tidak cocok, beliau tidak bisa hadir.

    Agustus tahun 2010, saya dan beberapa orang teman, mengunjungi beberapa karyanya di kota Hangzhou dan Ningbo. Xiangshan Campus of Art di Hangzhou dan Ningbo historic museum dan Ningbo Art Museum.

    Di Xiangshan Campus, dimana dia mendesain masterplan dan seluruh bangunannya, saya terkejut. Saya tidak menyangka kualitas ruang dan arsitekturnya akan sebagus yang saya lihat. Saya merasa desain itu mengajarkan saya tentang mempelajari dan mengenal asal-usul saya. Dibangunan itu, saya merasa bahwa Wang Shu sudah sangat memahami asal-usulnya dan berhasil menterjemahkan itu kedalam bahasa arsitektur kontemporer. Ini yang saya katakan kepada beliau dan beliau mengatakan bahwa dugaan saya itu benar.

    Naiknya Wang-Shu ke permukaan arsitektur Internasional, sebetulnya cukup meteorik kalau kita melihat daftar panjang penerima-penerima lainnya. Mungkin bisa disamakan dengan Jeremy Lin di NBA (pemain basket NBA di klub New York Knicks, yang sebulan ini, mencuri perhatian dunia)

    Wawancara pertama dalam bahasa inggris dengan Wang-Shu dilakukan oleh jurnalis Belgia yang kini bermukim di Shanghai, Bert De Muynck wawancara ini adalah artikel yang dimuat di majalah MARK tahun 2009 lalu . Itu adalah kali pertama dunia arsitektur internasional diperkenalkan kepada Wang-Shu.

    Jika kemudian, 3 tahun setelah wawancara pertama yang dimuat di majalah MARK itu, Wang Shu kemudian mendapatkan Pritzker Prize, maka ini adalah hal yang sangat mengejutkan. Bandingkan dengan Peter Zumthor, yang setelah semua karyanya yang mengagumkan itu, beliau baru mendapatkannya di tahun 2009 kemarin. Atau Paolo Mendes Da Rocha yang mendapatkan pritzker prize di tahun 2006 di usia 78 tahun.

    Saya rasa untuk tahun ini, Pritzker Prize terlalu terburu-buru memberikan penghargaan ini untuk WangShu, saya pikir panitia sendiri kurang mengenal dan belum mendapatkan banyak informasi tentang Wang Shu. Ini terbukti dari “komplain” majalah MARK yang merasa press release dari Pritzker Prize, banyak mengambil dari wawancara Bert de Muynck yang dimuat di majalah mereka

    Saya sudah memperkirakan bahwa penerima Pritzker Prize tahun ini akan dari Amerika Selatan atau Asia, dan akan tidak terduga. Saya tidak mau menebak Wang Shu karena saya pikir beliau masih perlu beberapa karya lagi untuk membuktikan konsitensinya. Lima tahun lagi, jika beliau sudah memiliki beberapa karya terbangun dengan kualitas yang sama seperti Xiangshan Campus, maka saya akan berani menyebut namanya. Ini mengapa saya terkejut juga ketika namanya diumumkan sebagai penerima.

    “Ketergesaan” dalam pemilihan Wang Shu sebagai penerima Pritzker tahun ini, mungkin menunjukan adanya hal yang mungkin bisa dibilang bergeser di dunia arsitektur global. Dari arsitektur yang merayakan ego arsitek, dan konsep-konsep besar, ke arsitektur yang lebih berkutat dengan hal-hal yang kecil, regionalisme dan konteks-konteks yang ada disekitar lingkungan si arsitek dan disekitar proyek.

    Jika kita lihat, setidaknya sejak Paolo Mendes da Rocha (yg menerima di tahun 2006) 4 arsitek yang menerimanya adalah arsitek-arsitek yang selalu mencoba untuk mendesain dengan berangkat dari dan menggali konteks yang mereka miliki dalam proyek mereka. Misalnya stadion sepak bola Braga (yang di desain oleh Souto de Moura) yang menggunakan batu alam setempat dan menggunakan alam sekitar sebagai latar belakang. Begitu juga Zumthor, Kazuya Sejima, Ryue Nishizawa, dan Mendes da Rocha. Sekarang Wang Shu.

    Saya curiga, para dewan juri tidak mampu menemukan arsitek seusia Wang-Shu dari negara lain, yang memiliki kualitas desain yang tinggi dan menghasilkan karya dengan latar belakang pemikiran seperti ini lagi. Oleh karena itu, mereka seperti memaksakan untuk memberikan penghargaan tahun ini kepada WangShu, meski dunia baru mengenalnya 3 tahun lalu, dan paling tidak baru 3 atau 4 karya dengan skala besar yang dia selesaikan. Rasanya belum juga ada buku yang pernah dia terbitkan, atau yang memuat kumpulan karyanya. Yang mungkin juga membantu beliau untuk terlibat lebih di dunia internasional adalah keikutsertaan beliau di Venice Biennale 2010.

    Saya tidak ingin menduga banyak tentang para jurinya, namun yang menarik perhatian saya adalah Alejandro Aravena, arsitek Cile yang pemikiran-pemikirannya banyak berbicara tentang melihat hal-hal yang ada sekitarnya dengan kritis. Arsitek yang melihat bahwa arsitek dan arsitekturnya, sebaiknya juga bisa menyelesaikan masalah-masalah regionalnya, selain juga harus berkembang dari karakteristik regional yang ada. Saya pikir, Aravena punya peran besar dalam pemberian pritzker prize tahun ini kepada WangShu. Dan dengan lineup juri yang kritis seperti sekarang  saya pikir ketidakterdugaan seperti ini, masih akan berlanjut lagi di tahun-tahun ke depan. Saya menebak penerima berikutnya akan datang dari Amerika Selatan.

    Kembali kepada Wang Shu; Kemunculan Wang Shu (dan banyak arsitek cina lainnya seperti Urbanus, Liu Xiaodu, Zhang Ke, Ma Yungson, Zhu Pei, Liu Jiakun, dll) sejalan paralel dengan boom ekonomi,properti dan keterbukaan pemerintah cina kepada dunia. Ketika pada akhirnya kesempatan-kesempatan untuk mendesain itu datang, arsitek-arsitek cina mampu menghasilkan karya arsitektur yang mampu membuat banyak arsitek dan pemerhati arsitektur dari negara-negara lain, menoleh kepada mereka dan kemudian mengakui kualitas hasil kerja mereka. Kini, dengan banyaknya arsitektur yang menarik di cina, dan kemudian dengan diakuinya Wang Shu sebagai penerima, apa yang dianggap sebagai penghargaan tertinggi dalam dunia arsitektur, rasanya iklim arsitektur cina sudah berada diantara iklim arsitektur yang paling menarik di dunia.
    Yang menarik untuk diikuti adalah pengaruh apa yang akan terjadi kepada aristek-arsitek muda atau mahasiswa arsitektur di cina sekarang. Saya pikir ini adalah pengangkat moral yang besar untuk arsitektur cina sekarang. Setiap arsitek di cina, rasanya bisa berpikir bahwa ada kemungkinan untuk hasil kerja mereka diberikan penghargaan tertinggi dalam arsitektur, karena arsitektur cina sudah ada dalam perhatian dunia. Hal ini pasti memacu, setidaknya beberapa arsitek cina, untuk menghasilkan karya yang paling tidak memiliki kualitas setara dengan Wang Shu, jika tidak lebih baik. Dan ini, hanya akan membuat kebudayaan bangun cina menjadi lebih baik.

    Indonesia kini memiliki pertumbuhan ekonomi yang berada diantara yang terbesar di dunia. Dan banyak yang bilang bahwa apa yang terjadi di Indonesia kini, memiliki gejala yang sama seperti ketika cina akan boom properti dan ekonomi. Ekonomi baik, dan pembangunan bergeliat dimana-mana. Dari yang saya dengar, banyak teman arsitek juga tidak kekurangan kerjaan. Bahkan beberapa minggu terakhir, banyak sekali iklan lowongan kerja di milis ini, dan di facebook. Kesempatan untuk menghasilkan karya sepertinya terus ada dan mungkin bertambah banyak.

    Pertanyaan untuk kita jawab lewat karya: apakah kita mampu menghasilkan hasil kerja yang mampu membuat arsitek dan pemerhati arsitektur dari negara lain, menoleh dan memperhatikan kita juga?

    Danny Wicaksono

    {No comments}

    jongBerbagi! mobile library : berbagi buku, berbagi ilmu

    23 February 2012 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates

    kami bekerja sama dengan TK Tulip di Cicaheum Bandung membuat satu modul rak rak buku yang bisa di pindah, digeser untuk mengamodasi keterbatasan ruang sebagai perpustakaan sederhana.

    Mari menyumbangkan buku, mengisi rak rak untuk berbagi pengetahuan bagi mereka yang membutuhkannya. mari berbagi.

    jongArsitek!

    {No comments}

    KEUKEN #2 : The Flavorsome Intimacy

    20 February 2012 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates

    KEUKEN #2 : The Flavorsome Intimacy
    Jl. Saparua, Bandung
    February 26th, 2012

    Keuken is a one-day food festival which addresses the issue of the utilizations of city’s public spaces through the wisdom of the street-inspired culture. Envisioned to question the role of the public spaces and its honest correlation to the challenges of the better urban living, Keuken takes place to give you a lookout to experience the urban environment unique by way of celebrating the most exciting practice of everyday life within it, eating.

    In this second edition, together with eclectic mix of handpicked chefs, artists, entertainers and a variety of emerging food tenants from all over the city, the festival will still serve all the luscious excitements to bring people and the city closer together again. Keuken is ecstatic to encourage you to get to the bottom of our urban environment, and reveal the critical notions and range of practices concealed beyond its spectacles, through the foods, feast, and a full on festivity.

    Keuken#2: The Flavorsome Intimacy, This 26th of February, 2012, all day long, down the Saparua street of Bandung, take a stroll, smell the spices, go slow, mouth-shop it, reclaim the very street, and eat!

    keukenbdg.com

    {No comments}

    Diskusi “Ruang Alternatif anak dalam Berkreasi dan Belajar”

    2 February 2012 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates

    Mengundang

    Diskusi dengan tema: “Ruang Alternatif anak dalam Berkreasi dan Belajar” dan pembukaan pameran hasil karya anak anak panti asuhan Mitra Muslim dengan judul “Cita Cerita Kami” garapan Open Your (Heart) Studio & Galeri Gerilya yang akan diselenggarakan pada :

    Hari/Tanggal : Minggu, 5 Febuari 2012

    Waktu : 10.00 WIB – selesai

    Tempat : Galeri Gerilya, Jl. Raden Patah No.12, Bandung

    {No comments}

    Open House Exhibition : AFAIR 2012 “Play with Your Surrounding”

    30 January 2012 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates

    Open House Exhibition
    AFAIR 2012
    “Play with Your Surrounding”
    (ARCHITECTURE UI FAIR 2012)
    Design Competition, Workshop, Public Lecture, Open House Exhibition

    29th Jan 2012 – 4th Feb 2012 (10.00 a.m. -6 p.m.)
    @ Exhibition Hall C, 2nd Floor, Grand Indonesia, Jakarta

    Architecture Studio Sharing (29th Feb 1 p.m.)
    by University of Indonesia, Binus University, and Tarumanagara University

    Opening (30th Jan 1 p.m.)
    Opening Speech by Kemas Ridwan Kurniawan, ST., MSc., Ph.D.
    (Head of Department of Architecture, University of Indonesia)

    Public Lecture (3th Feb)
    (1 p.m.) 1st session “Intervensi Ruang Publik: Catatan Pendek” by Iswanto G. Hartono (UNTAR Lecturer, sculpture, installation artist)
    (3 p.m.) 2nd session “Sustainable Design: Instalasi Jebak Kandang” by Agus Iswahyudi & Ari Setyo N. (Ambitext)

    Play with Your Surrounding Design Competition Final Presentation
    (4th Feb 1 p.m.)
    Judges :
    Sarah Ginting (Architect of Gang Sesama)
    Yandi Andri Yatmo (Architect, Lecturer)
    Ardi Yunanto (Karbon Journal)

    Music Performance by Prof. Ir. Triatno Yudo Harjoko, MSc., Ph.D. (Architecture UI Lecturer)
    (4th Feb 4 p.m.)

    *

    Architecture UI Fair (AFAIR) is an annual event presented by Ikatan Mahasiswa Arsitektur (IMA) BEM FTUI
    and Department of Architecture FTUI, as a moment for the students to show their talent in thinking creatively and responding towards issues in their surroundings. The output would be developed as certain architectural projects that could be shared and communicated to the society, academicians, and professionals.

    This year we choose Play With Your Surroundings as a concept of the whole event where having fun in urban activities is the main focus.
    “Summing up the formal characteristics of play we might call it a free activity standing quite consciously outside “ordinary” life as being “not serious,”

    “Play is a voluntary activity or occupation executed within certain fixed limits of time and place, according to rules freely accepted but absolutely binding, having its aim in itself and accompanied by feeling of tension, joy, and consciousness that it is different from ordinary life”
    J. Huizinga ‘Homo Ludens’

    Man and playing can not be separated. Playing is a free activity done with consciousness, outside the typical human life which often faced with stress and seriousness. In playing, we create, decide, and form a certain space and time. This human need of space and time is an architectural aspect that determines many forms of urban places according to the activities and surroundings.

    So, here we gladly invite you to come to AFAIR 2012 “Play With Surroundings” main exhibition with details mentioned above. Let’s see and support these fresh, youthful ideas that will be brought during this events!
    (Don’t forget to bring along your companions!)

    CONTACT PERSON
    Namlia Mahabba (085717198343)
    Talita Yakin Putri Nasution (085693509426)

    Website : afair2012.com
    Facebook : Architecture UI Fair Afair
    Twitter : @AFAIR2012
    Tumblr : http://afair2012.tumblr.com/

    {No comments}

    ARCHWORX oleh Himpunan Arsitektur Bina Nusantara

    18 January 2012 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates

    Himpunan Mahasiswa Arsitektur Binus University proudly present ARCHWORX ( Architecture Workshop & Expo ) URBAN , HUMAN , ARCHITECTURE 16-21 January 2012 @Kampus Anggrek Binus University Pameran Terbuka Karya Arsitektur Binus DIGITAL WORKSHOP by Architecture Department’s Lecturers and 3DS COMPETITION Maquette, Sketch, National Competitions, and Photography TALKSHOW URBAN ARCHITECTURE with Achmad Tardiyana, Realrich Syarief, Dirjen PU, IAI, Danny Wicaksono And also Music performance and many more For information please visit http://www.archworx2012.blogspot.com/ and for registration at arch.worx2012@yahoo.com Be part of our family. ArsitekTUR!!

    {No comments}

    SurpriseStove at Singapore Fivefootway x KeukenBDG x jongArsitek!

    27 December 2011 by p.khrisno.a.
    Categories: News and Updates, We Proudly Present..

    Surprise Stove – Singapore Edition #1 from Keuken Bandung on Vimeo.

    {No comments}
    Page 2 of 18«12345...10...»Last
    • Home
    • We are the Jongs!
    • Grab a magz!
    • jongBincang!
    • Meet and Greet :)
    • Need to Contact Us?
    • Shop!
    • News and Updates
    • We Proudly Present..
      • We are Architects
      • Brilliant!
      • Architect Does!
    • digiMove
    • Follow Us On

    • Recent Posts

      • Pameran : INCH Furniture
      • International Workshop: SMART CITY
      • Cikapundung River Cinema
    • Recent Comments

      • landmark-kotabekasi on jongArsitek! di “IMAJI DESIGN WEEKS”
      • andi on (UPDATED) Komik Gerundelan Calon Arsitek oleh Errik Irwan Wibowo
      • MAPPISARA TAHUDDIN on Forum Arsitek ID.SG
    • architerian-160-60-1
    • vidour
     
    Copyright © 2009 JongArsitek!.com. All rights reserved.
    Wordpress, theme design by Infochel. Hosting by Raxdata Networks.